Tidak Semua Orang Asing Lancar Berbahasa Inggris

Sudah tidak asing lagi bagi kita semua bahwa Bahasa Inggris merupakan bahasa Internasional yang resmi dipakai komunikasi untuk semua orang dari berbagai negara. Sistem pendidikan sekarang sudah mengharuskan dari Sekolah Dasar sudah diterapkan kurikulum Bahasa Inggris. Sebagian orang menganggap Bahasa Inggris adalah bahasa yang cukup susah untuk dipelajari. Penulisan dan bacaan sangat beda. Anehnya lagi dari kalangan orang-orang tertentu beranggapan kalau semua orang asing itu bisa bahasa Inggris. Hasil diskusi dari beberapa rekan-rekan mengatakan hal yang serupa. Saya rasa anggapan seperti ini seharusnya dirubah karena hal ini terkadang membuat sebagian orang semakin pesimis untuk belajar Bahasa Inggris.

Pengalaman dari beberapa rekan-rekan yang sering komunikasi dengan orang asing dan yang sering keluar negeri bahwa ternyata tidak semua orang asing bisa bahasa inggris. Pengalaman pribadi sendiri pun mendapatkan hal yang sama kalau tidak semua orang asing bisa bahasa Inggris. Teringat ketika kerja di salah satu perusahaan asing sekitar tiga tahun yang lalu pada saat itu dipercayakan menangani urusan legalisasi dokumen orang asing, mau tak mau saya harus berhubungan dan komunikasi dengan orang asing.

Ternyata beberapa diantara mereka masih mempunyai bahasa Inggris dibawah rata-rata, bahkan ada diantaranya penyebutan satu sampai sepuluh dalam bahasa Inggris sangat susah sama sekali. Karena responsible pekerjaan yang mengharuskan, dengan terpaksa saya dengan beberapa rekan kerja termasuk pihak luar seperti kepolisian, pegawai transmigrasi, pegawai Dinas Tenaga kerja dan lain-lain harus komunikasi pakai bahasa isyarat dengan dia.

Dari pengalaman pribadi ini semakin membuat saya termotivasi belajar bahasa Asing, apakah itu Bahasa Inggris, Jerman, Jepang ataupun bahasa asing lainnya. Berdasarkan diskusi dengan orang-orang asing ternyata mereka punya prinsip bahwa tidak perlu menguasai grammar tapi yang terpenting kita bisa komunikasi dengan orang lain, mereka bisa mengerti apa yang saya ungkapkan begitupun sebaliknya saya bisa mengerti apa yang mereka sampaikan.

Orang-orang asing tersebut yang memberikan pernyataan dan pandangan seperti itu, mereka dari kalangan pekerja lapangan. Nah tentu berbeda dengan pendapat orang asing yang kerja di bidang keilmuan seperti guru, dosen, dan lain sebagainya. Saya rasa mereka meminta kita menguasai TOEFL atau IELTS.

Tapi menurut pendapat saya, tidak perlu menguasai TOEFL, IELTS atau semacamnya tapi yang paling penting bagaimana kita bisa komunikasi dengan orang asing. Semoga kita semua selalu termotivasi untuk belajar bahasa Inggris ataupun bahasa asing lainnya tanpa mengenal waktu. Amiiiinn..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s